Senin, 20 Februari 2012

Nama Tokoh                                       :     Edwin Ray Guthrie
Nama Universitas / Laboratorium     :  - University of Nebraska
                                                               - University of Pennsylvania
                                                               - Universitas Washington

Pokok Pemikiran                                :  

Kombinasi stimulus yang disertai dengan suatu gerakan akan di rekurensinya dan cenderung diikuti oleh gerakan itu (Guthrie, 1952).
Teori ini memprediksi perilaku yang akan merespon rangsangan dengan cara yang sama yang bekerja sebelumnya.

Deskripsi singkat mengenai pemikiran  :

Dia mengatakan bahwa belajar semua didasarkan pada asosiasi stimulus-respon. Gerakan kecil stimulus-respon kombinasi. Gerakan-gerakan ini membuat sandiwara. Sebuah perilaku yang dipelajari adalah serangkaian gerakan. Butuh waktu gerakan untuk berkembang menjadi suatu tindakan. Beberapa perilaku melibatkan pengulangan gerakan dan apa yang dipelajari adalah gerakan, bukan perilaku.

Guthrie menyatakan bahwa percobaan tidak banyak duplikasi, tetapi belajar untuk menanggapi kompleks stimulus serupa. Hanya setelah kita membentuk beberapa asosiasi bisa kriteria perilaku pembelajaran dicapai (Wolman, 1973).

Dalam penelitiannya Guthrie juga pernah melakukan suatu percobaan pada seekor kucing yang dimasukkan kedalam sebuah kotak teka-teki, yang kemudian didalam kotak teka-teki itu bisa membuka pintu dengan menyentuh sebuah post. Setelah 15 menit akhirnya kucing itu bisa membuka pintu pada percobaan 1, kemudian dilakukan lagi percobaan ulang. Kucing tersebut ternyata melakukan perilaku yang saman seperti pada percobaan pertama.


Pendapat Saya                          :

Menurut pendapat saya, jika dihubungkan dengan yang terjadi saat ini mungkin teori yang dikemukakan Guthrie ada yang disepakati dan ada yang tidak saya sepakati. Mengapa?. Yang saya sepakati adalah memang benar respon yang akan muncul dari seseorang itu akan muncul dengan sama persis, namun hal itu berlaku apabila terjadi pada orang normal (artinya tidak latah, hehehh) dalam maksimal prosesnya. Artinya respon yang sama yang akan ditampilkan dari stimulus akan sama beberapa kali kejadian/tidak selamanya. Karena seseorang biasanya akan mengalami perubahan respon dengan sendirinya. Contohnya saja jika kita mencoba akan melempar buku pada seseorang beberapa kali dan orang itu akan menangkapnya namun kita hanya melakukan lemparan itu hanya menipu belaka (buku tidak sampai dilempar), respon se2orang itu pada awalnya akan menampilkan gerakan akan menangkap buku tersebut secara sama, namun lama kelamaan gerakan dia akan berubah karena ia mulai sadar gerakan stimulus yang diberikan hanya bohong belaka.

Referensi :
http://www.a2zpsychology.com/great_psychologists/edwin_r_guthrie.htm
http://en.wikipedia.org/wiki/Edwin_Ray_Guthrie
http://www.mikeraulin.org/graziano7e/supplements/History/8-06.htm
 

Terima kasih. Maaf bahasanya Belepotan!! v^_^ hhehehh

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar